Perbaiki Kualitas Layanan, Dukcapil Genjot Go Digital
Perbaiki Kualitas Layanan, Dukcapil Genjot Go Digital

By Super Admin 01 Jul 2019, 11:14:14 WIB Kependudukan
Perbaiki Kualitas Layanan, Dukcapil Genjot Go Digital

Jakarta - Sejak dicanangkan Februari 2019 dalam Rakornas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Makassar, program Dukcapil Go Digital terus digenjot demi mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Menurut Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Zudan Arif Fakrulloh sejak Februari itu hingga Juni 2019, aparatur Dukcapil pusat hingga ke daerah terus berlatih membangun dan mengimplementasikan sistem berbasis elektronik ini. 

"Kami menerapkan tanda tangan elektronik (TTE) untuk akta kelahiran dan kartu keluarga yang sudah dilaksanakan 401 Dinas Dukcapil (Disdukcapil) daerah. Masih ada 113 Disdukcapil yang belum melaksanakan. Untuk akta kelahiran online sudah 88 Disdukcapil yang melaksanakan. Akta lahir online ini aktanya bisa dibuat dari dan dicetak di rumah penduduknya. Pemohon tidak perlu datang ke Dinas Dukcapil," papar Zudan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Berdasarkan data Ditjen Dukcapil, saat ini sudah ada sejumlah 1.406.370 kartu keluarga dan 559.867 Akta Kelahiran yang ditandatangani secara elektronik.

Untuk kantor Dukcapil pusat sejak Juni 2019 sudah menerapkan TTE untuk Surat, Nota Dinas, Surat Keputusan (SK), Petikan SK, Surat Pemberitahuan (SPT).

"Dengan tanda tangan elektronik, pegawai Dukcapil bisa bekerja dari manapun, baik saat dinas luar kota, luar negeri maupun saat di perjalanan. Yang penting ada WiFi," kata Zudan menjelaskan. 

Keuntungan penerapan TTE adalah pekerjaan bisa diselesaikan cepat, terdokumentasi secara elektronik, hemat, efisien. Tidak ada halangan bekerja karena jarak, waktu atau karena ada penugasan-penugasan.

Implikasinya, lanjutnya, adalah pegawai Dukcapil dapat bekerja dari rumah masing-masing dan pekerjaan tetap selesai. "Oleh karena itu, sistem reformasi birokrasi dan tunjangan kinerja perlu penyesuaian," kata Zudan. Dukcapil***




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment